Seluruh Mahasiswa FIS UM wajib memperbarui nomor HP yang aktif dan NIK (Nomor Induk Kependudukan) pada profil SIAKAD dan memeriksa kebenaran data pada http://forlap.ristekdikti.go.id/ DEMI MASA DEPAN ANDA

Peresmian Berdirinya Omah Sinau Mergosono “Bukti Nyata Kiprah Juang Mahasiswa FIS UM Peduli Pendidikan di Kota Malang”

| Maret 27, 2017 | 0 Comments

      Pada hari Minggu tanggal 26 Maret 2017 Mahasiswa Jurusan HKN Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Malang (UM) mengadakan peresmian Omah Sinau Mergosono Kota Malang. Omah Sinau merupakan suatu komunitas sosial yang bergerak pada bidang pendidikan. Berawal dari tugas salah satu mata kuliah “Praksis Sosial” muncullah insiatif dari mahasiswa jurusan Hukum dan Kewarganegaraan untuk mendirikan Komunitas agar dapat eksis di tahun-tahun berikutnya. Bersama Dosen Hukum dan Kewarganegaraan Ibu Desinta D.R, S. Pd.,SH., MH dan Pembina Omah Sinau Ibu Lilik Qomaria di RT/09 RW/04 Kelurahan Mergosono Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. Sementara ini, Omah Sinau Mergosono terdiri atas 12 pengurus inti dan 16 volunteer(relawan) dari berbagai Perguruan Tinggi di Malang. Kepengurusan saat ini terdiri dari Pelindung (Bapak Sukriono), Dosen Pembimbing (Desinta D.R. S.Pd.,SH.,MH), Pembina (Lilik Qomaria), Ketua I (Iemha Rohana Lailatul Lathiifa), Ketua II (Moch. Agung Khoirudin M.A), Sekretaris (Arifah Fitria), Bendahara (Nur Persmawati Sahar Putri), Divisi Pengabdian (Alfiyatuz Zahro’ Firdhousy dan Nova Retno Sari), Divisi Kesejahteraan Anggota (Fitri Nurhidayati dan Galang Van Anggara), Divisi Humas (Bima Pratama Putra dan M. Makruf Salabi), Divisi Omah Sinau Media (Sari Kumala Tofa Rizka Permatasari Uffie Dzikrina Utariningtyas dan Rina Agustin).

      Kegiatan belajar di Omah Sinau dilakukan selama tiga kali dalam satu minggu, hari Jum’at diperuntukkan bagi adik-adik PAUD, TK, dan SD (kelas 1,2,3 ) sedangkan hari Sabtu untuk SD kelas 4, 5, dan 6. Hari Minggu adalah hari yang dikhususkan untuk Character Building agar karakter anak-anak di Omah Sinau terbentuk sesuai dengan norma dan budaya setempat dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila. “Pejuang pendidikan” menjadi sebutan bagi kakak-kakak mahasiswa yang menjadi sukarelawan di “Omah Sinau”. Melalui Omah Sinau inilah, ada batu loncatan bagi adik-adik di Mergosono dan kakak-kakak Pejuang Pendidikan untuk berani bermimpi dan berusaha untuk mewujudkan dengan prestasi.

Category: Berita, Galeri

About the Author ()

Leave a Reply