PENGARUH AEROSOL TERHADAP CUACA KOTA
Dwiyono Hari Utomo
Jurusan Goegrafi, Fakultas Ilmu Sosial UM, Jl. Semarang 5 Malang
Abstrak: Aerosol merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut partikel-partikel halus pada atmosfir bumi dalam ukuran yang berkisar antara 0,001 micrometer hingga 1000 micrometer (1 micrometer = satu per sejuta meter). Sumber aerosol yang dilepas ke atmosfer akibat emisi alamiah dan antropogenik. Aerosol telah mengurangi intensitas radiasi matahari yang sampai ke permukaan bumi dalam ukuran 0,5 sampai 2 W/m2, tetapi suhu udara tidak menjadi turun. Hal ini disebabkan oleh sifat aerosol yang menyerap radiasi kemudian meradiasikan ke atmosfer, selain itu aerosol beperan dalam pembenatukan awan yang mengakibatkan greenhouse effect. Pada daerah yang tertutup oleh asap ataupun awan selain fenomena greenhouse effect juga mengakibatkan terjadinya gerakan udara yang memusat. Fenomena ini dapat terjadi pada kota-kota besar penghasil asap atau aerosol, sehingga akan berpengaruh serius pada cuaca kota yang berdampak pada kesehatan manusia dan makhluk hidup lainnya.
Kata kunci: aerosol, cuaca kota.
Artikel dimuat di Jurnal Pendidikan Geografi, Tahun 12 Nomor 2, Januari 2008, ISSN 0853-9251
