“WONG CILIK” DAN PERETAS KARAKTER BANGSA

Hariyono

Jurusan Sejarah, FIS Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang 5 Malang

Abstrak: Dalam wacana umum posisi dan peran wong cilik tanpa disadari sering dibawa pada tataran mitos yang romantic. Jujur, bersahaja, tidak mudah mengeluh serta rajin dalam menjalani hidup sering dianggap menjadi karakter khas “wong cilik”. Wajar kemudian banyak elit yang mengidentifikasi dirinya dengan “wong cilik”. Bahkan ada partai politik yang menyebut dirinya sebagai partainya “wong cilik”.

Makalah disajikan dalam Seminar Nasional, UNS, 28 Juni 2012, ISBN 978-979-498-751-3