Istilah karakter dihubungkan dan dipertukarkan dengan istilah etika, ahlak, dan atau nilai dan berkaitan dengan kekuatan moral, berkonotasi positif, bukan netral. Sedangkan Karakter menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008) merupakan sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang lain. Dengan demikian karakter adalah nilai-nilai yang unik-baik yang terpateri dalam diri dan terejawantahkan dalam perilaku. Karakter secara koheren memancar dari hasil olah pikir, olah hati, olah rasa dan karsa, serta olahraga seseorang atau sekelompok orang.
Karakter juga sering diasosiasikan dengan istilah apa yang disebut dengan temperamen yang lebih memberi penekanan pada definisi psikososial yang dihubungkan dengan pendidikan dan konteks lingkungan. Sedangkan karakter dilihat dari sudut pandang behaviorial lebih menekankan pada unsur somatopsikis yang dimiliki seseorang sejak lahir. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa proses perkembangan karakter pada seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor yang khas yang ada pada orang yang bersangkutan yang juga disebut faktor bawaan (nature) dan lingkungan (nurture) dimana orang yang bersangkutan tumbuh dan berkembang. Faktor bawaan boleh dikatakan berada di luar jangkauan masyarakat dan individu untuk mempengaruhinya. Sedangkan faktor lingkungan merupakan faktor yang berada pada jangkauan masyarakat dan ndividu. Jadi usaha pengembangan atau pendidikan karakter seseorang dapat dilakukan oleh masyarakat atau individu sebagai bagian dari lingkungan melalui rekayasa faktor lingkungan.
Oleh karena itu pada hari Jumat tanggal 11 November 2016 Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pendidikan Karakter bagi Mahasiswa FIS UM Tahun 2016. Tujuan dari Pelatihan Pendidikan Karakter bagi Mahasiswa FIS UM Tahun 2016 adalah Mensosialisasikan betapa pentingnya pendidikan yang berkarakter.
Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa jajaran pimpinan FIS UM diantaranya Dr. I Nyoman Ruja, S.U selaku Wakil Dekan III FIS UM, Suparman S.Sos, M.AP selaku Kabag TU FIS UM, Sri Mutmainah selaku Kasubag Umum FIS UM, Eko Wahyu Setiawan, S.S selaku Kasubag Akademik dan Kemahasiswaan FIS UM, dan Staff Kemahasiswaan FIS UM. Tak hanya itu saja kegiatan ini juga diikuti oleh 105 mahasiswa FIS UM, yang terdiri dari 25 mahasiswa Jurusan HKn, 25 mahasiswa Jurusan Geografi, 25 mahasiswa Jurusan Sejarah, 20 Mahasiswa Prodi S1 Pendidikan IPS, dan 10 mahasiswa Jurusan Sosiologi.
Acara dimulai pada pukul 13. 05 WIB dengan pembukaan oleh MC dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan doa. Setelah itu masuk pada acara selanjutnya yakni sambutan oleh Wakil Dekan III FIS UM kurang lebih selama 10 menit.
Setelah sambutan ditutup dilanjutkan dengan penyampaian materi. Pemateri pada kegiatan ini adalah Gamma Rahmita U.H., S.Psi., M.Psi. Beliau menyampaikan materi dengan jiwa mudanya sehingga para peserta tidak jenuh dan mengantuk saat penyampaian materi. Tidak hanya menyampaikan materi namun juga diberi kuis kuis untuk merefresh dan menyegarkan pikiran peserta pelatihan. Selain itu para peserta juga dibentuk menjadi beberapa kelompok untuk memecahkan soal soal yang diberikan materi.
Pukul 15.30 WIB pelatihan ditutup dengan kesimpulan dari hasil soal – soal kuis yang diberikan pemateri dan pembacaan doa sebagai rasa syukur kegiatan telah berjalan dengan lancar hingga akhir dan agar bermanfaat untuk para peserta kedepannya.
