Malang – Sebagai upaya memperkuat hubungan akademik di bidang pendidikan, Program Studi Pendidikan IPS (PIPS) Universitas Negeri Malang (UM), menggelar acara bertajuk “Collaboration Teaching Luar Negeri Series”, di Aula HOS Tjokroaminoto, pada Kamis (31/10). Acara ini merupakan kolaborasi antara PIPS UM dan Institut Pendidikan Guru Kampus Ipoh, Malaysia, dengan menghadirkan dosen di bidang Ilmu Pendidikan, Dr. Mariah bt Kamaruddin dan dosen di bidang Ilmu Sejarah, Dr. Mohamed Jefferi bin Haji Mat Lazim.
Acara yang diikuti mahasiswa Program Studi PIPS ini menjadi bagian dari pembelajaran mata kuliah Sejarah Indonesia dan Metodologi Penelitian. Adanya acara ini bertujuan untuk memperdalam wawasan dan pandangan tentang sejarah Indonesia serta mengarahkan mahasiswa dalam merancang penelitian secara terstruktur. Dalam sambutannya, ketua Program Studi PIPS, Bayu Kurniawan, S.Pd., M.Pd., menyatakan harapannya agar kuliah tamu ini dapat dimanfaatkan mahasiswa dengan semaksimal mungkin. “Dengan mendatangkan dosen dari Malaysia, harapannya kalian mendapatkan materi lebih dalam dengan sudut pandang yang lebih luas dari mereka,” Ujarnya. Dr. Mariah bt Kamaruddin, sebagai pemateri pertama menyampaikan penjelasan mengenai metodologi penelitian yang mewadahi mahasiswa untuk mempersiapkan rancangan penelitiannya. “Dalam memulai penelitian, mahasiswa harus tahu terlebih dahulu minatnya terutama di bidang pendidikan. Selain itu, juga berpedoman pada metodologi kajian, mulai dari mengetahui permasalahan, tujuan, teknik pengumpulan serta instrumen penelitian dengan disertai alasan yang kuat,” Jelasnya. Dr. Mohamed Jefferi bin Haji Mat Lazim, hadir sebagai pemateri ahli di bidang Sejarah dengan membawakan tema “Selayang Pandang Keterkaitan antara Sejarah Indonesia dan Malaysia.” Dalam penyampaiannya, Dr. Jefferi menekankan pada hubungan Indonesia dan Malaysia yang memiliki kesamaan dari segi budaya dan sejarah. “Kita harus tahu, bahwa sejarah dan budaya dari Indonesia dan Malaysia berjalan bersamaan. Hubungan antara masyarakat kitapun harus tetap dijaga kerukunannya,” ungkapnya. Adanya kolaborasi antara lembaga pendidikan, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang berfokus dalam meningkatkan kualitas pendidikan (SDG 4). Melalui kolaborasi ini, menjadi langkah bagi mahasiswa PIPS untuk membangun masa depan yang berkualitas dan siap berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat.
