Malang – Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Malang (UM), yaitu Mohammad Ali Fikri, Aisah Nalah, dan Heru Hendra Yogi berhasil melaju ke babak Grand Final Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (PILMAPRES) tingkat Universitas Negeri Malang yang dilaksanakan pada Rabu (1/3) di Graha Cakrawala. Menjadi bukti bahwa mahasiswa FIS mampu bersaing dan menunjukkan kualitas terbaiknya di bidang akademik maupun non-akademik.
Dalam ajang tersebut, para peserta harus melalui tahapan seleksi yang cukup ketat, mulai dari seleksi capaian unggulan, artikel rekognisi, sertifikat lomba dan kompetensi, pengabdian masyarakat, tes kepribadian, tes psikolog, tes wawancara, gagasan kreatif, dan tes bahasa Inggris. Saat Grand Final berlangsung, ketiga mahasiswa FIS tersebut berhasil tampil dengan percaya diri dan mempresentasikan gagasan serta kontribusi mereka dalam bidang akademik maupun pengabdian dalam masyarakat.
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Angkatan 2024, Aisah Nala menyampaikan bahwa Ia sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti Pilmapres sejak awal perkuliahan. Perjalannya tersebut membawanya dari tingkat fakultas hingga ke tingkat universitas. “Sebenarnya Pilmapres sudah wistlist dari Maba, sudah mengikuti Pilmapres dari tingkat fakultas dan alhamdulillah sampai di tingkat universitas,” ujarnya.
Ali Fikri menyampaikan komitmennya untuk terus membawa nama baik fakultas dan prodi sebagai bentuk tanggung jawab yang diberikan oleh fakultas. “Disini saya terus berusaha untuk membawa nama baik FIS dan Prodi Ilmu komunikasi agar sesuai dengan apa yang diharapkan oleh Fakultas,” ujarnya
Dari hasil penilaian akhir, Ali Fikri berhasil meraih juara 3 Program Sarjana Pilmapres UM 2026, sebuah pencapaian yang membanggakan sekaligus menunjukkan kualitas unggul mahasiswa UM, dalam bidang akademik maupun non-akademik. Sementara itu, dua finalis lainnya juga menunjukkan performa yang tidak kalah unggul dan berpotensi besar untuk berprestasi ditingkat yang lebih tinggi.
Heru berharap program ini terus berlanjut dan dapat menginspirasi banyak orang untuk terus berprestasi. Ia juga menegaskan bahwa prestasi tidak semata diukur dari penghargaan seperti sertifikat atau gelar juara, tetapi juga dari kemampuan untuk memberi dampak positif dan mendorong keberhasilan orang lain.
“Saya berharap semoga program ini terus berlanjut dan menginspirasi banyak orang untuk selalu berprestasi. Prestasi bukan hanya tentang mendapatkan suatu hasil, seperti sertifikat atau juara, tapi ketika bisa dapat menebarkan manfaat dan menyukseskan orang lain,” tegasnya. Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri dan terus berprestasi di berbagai bidang. UM pun diharapkan terus melahirkan generasi unggul yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Pewarta : Keysia Salsabilla Putri – Internship Humas FIS UM
