PENERAPAN TEKNOLOGI KONSERVASI HEDGEROWS PADA LAHAN KERING
Juarti
Jurusan Geografi, FMIPA Universitas Negeri Malang, Jl. Gombong Malang
Abstrak: Luas lahan kering yang mencapai 133,7 juta ha merupakan potensi yang sangat besar, akan tetapi disebabkan masih kurangnya teknologi pengelolaan mengakibatkan makin kritisnya lahan kering tersebut. Paket teknologi untuk menanggulangi masalah tersebut sudah banyak, namun belum optimal. Salah satu teknologi konservasi yang sudah dikembangkan di lahan kering saat ini adalah teknologi konservasi hedgerows. Teknologi konservasi hedgerows merupakan praktek konservasi dengan memadukan tindakan konservasi secara mekanik dan vegetatif dengan pengaturan tata ruang tanaman semusin, tahunan, legume untuk konservasi sekaligus sebagai penghasil pupuk organic dan hijauan pakan ternak, serta rumput; dengan memperhatikan bentuk muka dan ciri bentang lahan. Teknologi konservasi hedgerows mempunyai peluang besar untuk diadopsi petani lahan kering, karena tanaman hedgerows selain berfungsi mengendalikan aliran permukaan dan erosi, juga memproduksi biomassa pertanian yang berguna untuk rehabilitasi dan penyubur tanah, menghasilkan hijauan pakan ternak yang kaya nutrisi, dan menghasilkan kayu bakar untuk keperlauan rumah tangga dan industry pedesaan (pembakaran bata merah, batu gamping, dan sebagainya).
Kata kunci: konservasi hedgerows, lahan kering.
Artikel ini dimuat pada Jurnal Pendidikan Sejarah, Tahun 12 Nomor 2, Januari 2008, ISSN 0853-9251
