PENGETAHUAN DAN BENTUK PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PELESTARIAN HUTAN

Inggit Wulyaningrum, Yuswanti Ariani W, dan Satti Wagistina

Jurusan Geografi, FIS Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang 5 Malang

Abstrak: Tingginya laju kerusakan hutan disikapi oleh pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan dengan menggalakkan berbagai program pelestarian hutan di beberapa kecamatan antara lain Kecamatan Lingsar, Narmada, Sekotong, dan Bayan. Sebagai lokasi pelaksanaan program pelestarian hutan, beberapa program pengelolaan dan pelestarian hutan telah dilakukan di Kecamatan Bayan. Pembangunan dan pengelolaan hutan harus melibatkan masyarakat setempat karena masyarakat setempat adalah pihak yang paling tinggi intensitas interaksinya dengan hutan. Dilibatkannya masyarakat dalam proses pembangunan dan pengelolaan hutan akan mampu memberikan hasil dan manfaat yang sesuai dengan keinginan dan karakteristik budayanya. Pengelolaan dan pelestarian hutan yang melibatkan masyarakat ini tentu membutuhkan pengetahuan dan partisipasi yang tinggi, oleh karena itu penelitian dengan judul pengetahuan dan bentuk partisipasi perlu dilakukan.

Kata kunci:  Pengetahuan, bentuk partisipasi, pelestarian hutan.

Artikel ini dimuat pada Jurnal Pendidikan Geografi, Tahun 18 Nomor 1, Januari 2013,  ISSN 0852-5426