Malang – Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang (FIS UM) menerima kunjungan dari SMA Pesat Bogor pada Senin, 5 Mei 2025. Bertempat di Gedung A6 lt 7 FIS UM, sebanyak 46 siswa jurusan IPS beserta beberapa guru pendamping disambut hangat oleh dosen dan tenaga kependidikan FIS UM.

Sambutan dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Pesat Bogor, Rendi Febrianto, S.Pd. Beliau menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari FIS UM. Dalam sambutannya ia menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga merupakan kesempatan berharga untuk bertukar gagasan, ide, serta membuka ruang kerja sama yang dapat mempererat hubungan kelembagaan kedepannya.

Mewakili pihak FIS UM, sambutan disampaikan oleh Waji, S.Sos., selaku Koordinator Tata Usaha mengungkapkan harapannya agar para siswa SMA Pesat Bogor dapat melanjutkan pendidikan tinggi mereka di FIS UM dan mengeksplorasi potensi akademik di berbagai program studi yang tersedia.

Acara dilanjutkan dengan pengenalan kampus UM terutama FIS, mulai dari program studi yang tersedia hingga jalur seleksi masuk. Para siswa tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab seputar UM dan kehidupan mahasiswa di Malang terutama di UM.

Kegiatan ini juga menghadirkan pemaparan materi dari tiga dosen perwakilan FIS UM, yaitu Adinda Dwi Larasati, S.H., M.H. dari Prodi Hukum dan Kewarganegaraan, Annisaa Khansa Labibah, S.Pd., M.A. dari Prodi Sejarah, serta Dr. Cinde Ririh Windayu, S.E., M.M. dari Prodi Pariwisata. Ketiganya memberikan wawasan tentang studi di FIS UM sekaligus prospek karier di masing-masing bidang.

Kegiatan diakhiri dengan pemberian cinderamata dari FIS UM kepada SMA Pesat Bogor dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Kunjungan dari SMA Pesat Bogor sebagai mempererat hubungan antara lembaga ini juga selaras dengan komitmen Universitas Negeri Malang dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), terkhusus poin ke-4 yaitu pendidikan berkualitas. Melalui kegiatan ini, FIS UM turut mendorong peningkatan akses dan motivasi siswa untuk menempuh pendidikan tinggi sebagai bekal masa depan yang lebih cerah.

Pewarta: Moch. Reyhan Arif