Malang, 16 Mei 2026 — Himpunan Mahasiswa Departemen Geografi “VOLCANO” Universitas Negeri Malang menyelenggarakan Volcano Scientific Competition (VOSICO) 2026 sebagai ajang kompetisi ilmiah nasional untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kreativitas generasi muda dalam mitigasi bencana.
Mengusung tema “Peran Generasi Muda sebagai Upaya Membangun Kesadaran, Pengetahuan, dan Kreativitas dalam Mitigasi Bencana untuk Indonesia Tangguh”, VOSICO 2026 hadir sebagai bentuk respons nyata terhadap kondisi geografis Indonesia yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap berbagai jenis bencana alam, seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, hingga erupsi gunung api. Melalui tema ini, panitia mendorong generasi muda agar tidak hanya memahami risiko bencana, tetapi juga berperan aktif dalam upaya mitigasi serta pengurangan dampaknya. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan siswa SMA/sederajat dari berbagai daerah di Indonesia. Para peserta berkompetisi dalam dua cabang utama, yaitu Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dan esai, yang masing-masing terbagi ke dalam kategori mahasiswa dan siswa. Setiap tim terdiri dari satu hingga tiga orang, sehingga mendorong kolaborasi serta pertukaran ide dalam menghasilkan karya terbaik.
Berbagai subtema diangkat dalam kompetisi ini, di antaranya menjaga lingkungan untuk mencegah bencana, pemanfaatan teknologi untuk mengurangi dampak bencana, pendidikan dan kampanye sadar bencana, peran anak muda dan masyarakat dalam menghadapi bencana, serta pembangunan daerah yang tangguh terhadap risiko bencana. Keberagaman subtema tersebut menunjukkan bahwa mitigasi bencana merupakan isu multidisipliner yang membutuhkan pendekatan holistik dari berbagai sudut pandang keilmuan. Rangkaian kegiatan VOSICO 2026 dimulai sejak 9 Maret 2026 melalui tahap pendaftaran dan pengumpulan karya yang dibuka dalam dua gelombang. Tingginya minat peserta terlihat dari banyaknya karya yang masuk hingga masa perpanjangan pendaftaran pada pertengahan April 2026. Seluruh karya kemudian melalui proses seleksi ketat oleh dewan juri yang terdiri dari akademisi dan praktisi di bidang geografi dan kebencanaan. Kegiatan presentasi tersebut berlangsung secara interaktif dan penuh antusiasme dari para peserta.

Pada kategori LKTI, dipilih lima tim terbaik dari masing-masing kategori untuk melaju ke babak final. Para finalis mempresentasikan hasil penelitian mereka secara langsung di hadapan dewan juri pada 16 Mei 2026. Presentasi dilakukan secara sistematis dengan didukung data dan analisis yang mendalam, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang menguji kemampuan peserta dalam mempertahankan argumen serta menjelaskan solusi yang ditawarkan. Sementara itu, pada kategori esai, sepuluh peserta terbaik dari masing-masing kategori berhasil lolos ke tahap final. Para finalis diminta untuk mengemas ide mereka dalam bentuk video kreatif yang diunggah melalui media sosial Instagram. Metode ini menjadi salah satu inovasi dalam pelaksanaan kompetisi, karena mampu menggabungkan kemampuan literasi ilmiah dengan kreativitas digital, sehingga pesan yang disampaikan dapat lebih mudah dipahami oleh masyarakat luas.
Suasana pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Para peserta tidak hanya berkompetisi untuk meraih juara, tetapi juga menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap isu kebencanaan yang terjadi di Indonesia. Diskusi yang terjadi selama sesi presentasi menjadi ruang bertukar gagasan yang konstruktif, sehingga memperkaya perspektif peserta dalam memahami permasalahan yang ada. Lebih dari sekadar ajang perlombaan, VOSICO 2026 menjadi wadah pembelajaran yang memberikan pengalaman berharga bagi peserta. Banyak karya yang dihasilkan menawarkan solusi inovatif, seperti pengembangan sistem peringatan dini berbasis teknologi, pemanfaatan media edukasi digital untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, hingga pendekatan berbasis komunitas dalam membangun kesiapsiagaan bencana. Hal ini menunjukkan bahwa generasi muda memiliki potensi besar dalam menciptakan perubahan yang berdampak nyata. Puncak kegiatan ditandai dengan pemberian penghargaan kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas karya terbaik yang dihasilkan.
Selain memberikan manfaat bagi peserta, kegiatan ini juga memberikan kontribusi bagi institusi, khususnya Departemen Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang, dalam meningkatkan citra dan kualitas akademik melalui penyelenggaraan kompetisi ilmiah berskala nasional. Karya-karya terbaik yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi referensi dan inspirasi dalam pengembangan penelitian di bidang kebencanaan ke depannya.
Ketua Pelaksana VOSICO 2026 menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya mitigasi bencana. “Kami percaya bahwa generasi muda memiliki peran penting sebagai agen perubahan. Melalui VOSICO 2026, kami ingin mendorong lahirnya ide-ide inovatif yang tidak hanya berhenti pada konsep, tetapi juga dapat diimplementasikan dalam kehidupan nyata,” ujarnya.
Secara keseluruhan, VOSICO 2026 berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Meskipun dalam pelaksanaannya sempat menghadapi beberapa kendala teknis maupun non-teknis, panitia mampu mengatasinya dengan baik sehingga rangkaian kegiatan tetap berjalan sesuai rencana. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong generasi muda untuk lebih peduli, kreatif, dan inovatif dalam menghadapi bencana, serta berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang tangguh di masa depan. Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama seluruh finalis dan panitia sebagai simbol kebersamaan dalam VOSICO 2026.
Pewarta : Mahrozi Al Mazini Tahir – HMD Geografi
Editor : Mochammad Tri Herwanto. M.Pd., Gr.
