Malang, 10 April 2026 — Himpunan Mahasiswa Departemen Geografi “VOLCANO” Universitas Negeri Malang menyelenggarakan kegiatan Manajemen dan Aksi Tanggap Bencana di SMP Negeri 8 Malang. Kegiatan ini mengusung tema “Implementasi Pendidikan Mitigasi Bencana Megathrust dalam Lingkungan Sekolah” dengan tujuan meningkatkan kesadaran serta kesiapsiagaan siswa terhadap potensi bencana megathrust melalui edukasi dan simulasi secara langsung. Kegiatan ini diikuti oleh 254 siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Malang dan didukung oleh 59 panitia yang bertugas mengkondisikan jalannya kegiatan agar tetap tertib dan terarah. Rangkaian kegiatan diawali dengan briefing panitia di kampus, kemudian dilanjutkan dengan perjalanan menuju lokasi dan apel pembukaan sebagai tanda dimulainya kegiatan secara resmi.
Acara dibuka melalui sambutan dari berbagai pihak sebelum memasuki sesi utama, yaitu penyampaian materi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang mengenai bencana megathrust dan langkah-langkah mitigasinya. Dalam sesi ini, peserta diberikan pemahaman terkait penyebab, dampak, serta upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalkan risiko bencana. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif, sehingga siswa dapat lebih mudah memahami konsep yang disampaikan. Hal ini menjadi salah satu keunggulan kegiatan karena mampu menghubungkan teori dengan pendekatan visual yang menarik.
Selanjutnya, peserta mendapatkan materi lanjutan di kelas masing-masing yang disampaikan oleh tim edukasi dari HMD Geografi “VOLCANO”. Tim edukasi tidak hanya berasal dari mahasiswa S1 Pendidikan Geografi, tetapi juga melibatkan mahasiswa S1 Geografi. Kolaborasi ini tidak hanya memperkaya penyampaian materi kepada siswa, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk melatih kemampuan komunikasi, khususnya dalam public speaking di depan peserta didik. Selain itu, kegiatan dilanjutkan dengan kuis interaktif yang bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif dalam menjawab pertanyaan serta keterlibatan mereka selama proses pembelajaran berlangsung.

Puncak kegiatan ditandai dengan pelaksanaan simulasi gempa yang dilakukan secara langsung menggunakan alarm sebagai tanda peringatan bencana. Simulasi ini dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada siswa dalam menghadapi kondisi darurat secara tepat dan terarah. Melalui simulasi ini, siswa diajarkan langkah-langkah evakuasi yang aman dan efektif sehingga dapat meningkatkan kesiapsiagaan mereka dalam menghadapi bencana. Wakil Kepala Sekolah SMP Negeri 8 Malang menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. “Kegiatan ini sangat menarik dan bermanfaat karena mampu memberikan edukasi kebencanaan secara langsung kepada siswa. Para panitia juga mampu mengkondisikan seluruh peserta dengan baik, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan lancar. Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini,” ungkapnya.

Secara keseluruhan, kegiatan Manajemen dan Aksi Tanggap Bencana ini berlangsung dengan lancar dan mendapatkan respons positif dari pihak sekolah maupun peserta didik. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai mitigasi bencana serta kesiapan dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan manfaat bagi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan komunikasi, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperkuat peran mereka dalam pengabdian kepada masyarakat.\
Pewarta : Azaria Sinby Darlin Sulistiyo – HMD Geografi
Editor : Mochammad Tri Herwanto, M.Pd., Gr.
